situ bagendit

situ bagendit
situ bagendit, cerita rakyat yang menceritakan perempuan sangat kaya raya namun sombong dan angkuh

Rabu, 12 Februari 2020

Tugas 4


SAHABAT JADI CINTA

   Nama ku nadya elviera diestyanne aku memiliki sahabat bernama aldo , azka dan andika
Kami sering sekali bermain bertiga dan mengerjakan tugas bersama sama
Meski aku satu satunya perempuan di antara mereka tapi itu tidak masalah bagi kita
Bahkan aku aldo azka dan andika senang bisa bersahabat aku serasa jadi ratu karna segala
Keinginan ku selalu di kabulkan oleh tiga pria ituh.

     Bahkan pada suatu hari di sekolah ada pertandingan futsal dan kebetulan mereka bertiga
Mengikuti pertandingan itu, sepulang sekolah aldo azka andika mengajak aku untuk
Menemani merka latihan futsal meski aku sudah menolak nya namun mereka tetap
Memaksa, dan aku putuskan untuk menemani mereka 2 jam berlalu aku menunggu mereka
Selesai sudah latihan mereka dan aku memberikan minuman dan roti  kepada mereka

   karna sangat kelihatan wajah haus dan lapar terutama azka yang kelihatan lapar sekali
karna kalo di sekolah yang paling banyak makan adalah azka maka tak heran jika iya
kelihatan sangat lapar, seusai latihan kita bergegas pulang kebetulan rumah ku searah
dengan rumah andika dan kitapun pulang bersama, dalam perjalanan pulang aku banyak
ngobrol bersama andika namun ya begitulah andika sangat tidak suka banyak bicara

   keesokan harinya di sekolah banyak sekali orang orang yang tidak suka dengan ku karna
aku selalu bersama andika aldo azka mereka adalah 3 orang peria yang sangat di sukai
oleh beberapa wanita yang ada di sekolah, namun aldo azka dan andika tidak mehiraukan
mereka bahkan sempat ada yang melabrakku malah aku di bela oleh merka aku sangat
merasa di hargai karna mereka membela dan sayang padaku,begitupula aku yang sangat
menyayangi merka
       pada suatu malam aku memikiran mereka bertiga betapa bersyukurnya aku bisa
memiliki mereka dan akan aku jaga persahabatan ini, namun seketika terlintas dalam pikiran
ku tentang andika cowok kalem yang tak mau banyak bicara ituh aku memikirkan dia betapa
baiknya dia namun aku tersadar dalam haluan itu aku tak boleh memilih milih di antara
mereka, mereka itu sama tak ada bedanya

   pagi pun tiba aku membuat nasi goreng untuk aldo azka dan andika karna aku tau mereka
jarang sarapan di rumah, aku langsung menemi mereka dan dengan hangatnya mereka
menyambut kedatangan ku dan aku tertawa ketika mereka menyebut ku mama karna aku
membawakan makanan untuk mereka, tapi benar saja mereka itu seperti anak anak ku saja
mereka memakan nasi goreng buatan ku sampai habis

   istirahat kedua aku kekantin di antar oleh andika dan banyak orang yang melihat ada
yang suka dan banyak juga yang tidak suka tapi entah kenapa jantung ku serasa mau copot
saja ketika dekat dengan andika ,  aku di belikan minuman oleh dia ketika aku mau kekelas
bersama andika aku terpeleset hampir mau jatuh untung saja andika dengan cepat menarik
tangan ku ah tambah degdegan aja serasa mau copot saja ini jantung

    seusai di kelas aku di hampiri oleh azka dan aldo mereka khawair dengan ku karna mereka
tau tadi aku hampir jatoh,tapi aku jelaskan bahwa andika yang sudah membantuku  merka
tertawa seakan akan meledek aku malah mereka sempat bilang cieeeeeee aku pun tersipu
malu karna andika langsung melihatku pipiku memerah karna andika terus saja menatapku
dan aku bilang sudah jangan menatapku sepeti itu

    andika pun bilang aku tidak menatapmu tapi itu ada daun di rambut mu dan dikapun
langsung mengambil daun itu ahhh beta lagi lagi dan lagi jantung serasa mau copot saja
aku langsung menatapnya pipiku sangat memerah dan andika mengusap pipiku dia bertanya
kenapa pipimu memerah nad aku jawab ah tidak mungkin kepanasan oh gitu ya kata andika
dan akupun langsung pergi ke toilet dan mengaca oh tuhan kenapa aku bisa seperti ini

   seakan akan aku memiliki rasa terhadap andika padahal kita berteman sudah cukup lama
tapi kenapa rasa itu bisa muncul begitu saja, aldo azka menemui ku dan bertanya nad kamu
kenapa aku bilang saja kepada mereka bahwa aku memiliki rasa kepada salah satu dari
mereka dan mereka serentak menjawab andikaaaaa aku heran mengapa mereka tau
aldo menjawab pasti kamu heran ya kenapa kami tau

   andikapun datang menemui aku aldo dan azka andika bilang aku juga suka kepadamu
aku suka kepadamu sudah cukup lama,lama aku pendam perasaanku kepada kamu dan
sekarang aku mau bilang kalo aku suka sama kamu apa kamu mau jadin pacar aku akupun
terkejut dengan ucapan andika aku langsung menatap  aldo dan azka merka malah tertawa
dan aku bertanya bagaimana dengan aldo dan azka

    mereka menjawab kami tidak apa apa malah kami bahagia melihat kalian bahagia
terutama mamakita ini hehehe akupun tertawa dan andika kembali menanyakan
pertanyaan yang tadi dan akupun menjawab iyaa aku mau tapi kita harus tetap bersama
sama yah dan kamipun berpelukannnnnnnnn.